Remahan.com

Program Desa Binaan Unri: Penguatan Iptek dan Kearifan Lokal di Desa Pangkalan Jambi

REMAHAN.com - Dosen Universitas Riau melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui penguatan ilmu pengetahuan, teknologi dan kearifan lokal dalam pengelolaan perikanan di Desa Pangkalan Jambi, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan secara bertahap dalam kurun waktu selama kurang lebih 3 tahun dengan rincian kegiatan yakni penguatan skill pemberdayaan individu, pembentukan kelompok arau pembangunan kelembagaan dan bantuan manajemen.

Adapun fokus utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu meningkatkan perekonomian masyarakat terutama masyarakat nelayan dengan penggunaan teknologi tepat guna untuk pengolahan hasil tangkap ikan.

Kegiatan pengabdian dimulai pada bulan April lalu dengan melukan observasi dilapangan serta sosialisasi kepada masyarakat sasaran. Melalui sosialisasi dan observasi diketahui bahwa nelayan perlu dibina dalam hal pengolahan hasil tangkap ikan.

"Hasil tangkap ikan yang selama ini didapat oleh nelayan adalah terubuk, pias, tenggiri dan lomek, tetapi yang menjadi masalah adalah hasil tangkap ikan terubuk selalu berkurang sedangkan hasil tangkap ikan lomek selalu meningkat. Kami para nelayan mengalami kerugian dengan harga jual lomek yang hanya Rp 7000," ujar Alpan,-salah seorang nelayan di Desa Pangkalan Jambi, belum lama ini.

Baca: Pemuda Kelurahan Peranap Bagi-bagi Paket Sembako, Roni: Rencananya Rutin Tiap Pekan

Kegiatan pengabdian di tahun pertama telah dilakukan dengan adanya penguatan skill dan pemberdayaan individu melalui adanya sosialisasi, penyuluhan dan pelatihan kepada nelayan untuk mengolah hasil tangkap ikan.

"Melalui pengabdian kepada masyarakat, kami dari Universitas Riau berharap dapat memberi kontribusi melalui penyuluhan dan pelatihan menggunakan teknologi tepat guna yang diajarkan kepada masyarakat khususnya nelayan. Sehingga kedepannya nelayan dapat berdikari dengan pembekalan IPTEK yang telah kami berikan dengan adanya produk olahan ikan terutama ikan lomek yang nantinya akan menjadi makanan olahan khas desa sehingga dapat membantu mensejahterakan nelayan," papar Dadang Mashur, S.Sos, M.Si selaku ketua tim pengabdian dalam rilis yang diterima redaksi.

Setelah ini, pengabdian kepada masyarakat akan dilakukan dengan pembentukan kelompok atau kelembagaan yang nantinya akan menjadi wadah bagi nelayan untuk mengembangkan produk olahan ikan.

"Dengan pembentukan kelompok atau kelompok kegiatan pengelolaan, akan lebih terorganisir dan terstruktur. Selain itu untuk tahun terakhir yang akan dilakukan adalah bantuan manajemen dengan bantuan pengemasan, pemasaran dan juga keuangan," jelas Dadang mengakgiri. Rls/Rm

232 0

Artikel Terkait

Khawatir Penyebaran Covid-19 Meluas, DPP IKA UIR Turunkan Relawan
Khawatir Penyebaran Covid-19 Meluas, DPP IKA UIR Turunkan Relawan

Remizen

Khawatir Penyebaran Covid-19 Meluas, DPP IKA UIR Turunkan Relawan

Kompensasi Belum Dibayarkan, Warga Duri Blokade Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
Kompensasi Belum Dibayarkan, Warga Duri Blokade Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Remizen

Kompensasi Belum Dibayarkan, Warga Duri Blokade Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Pernyataan Sikap BEM Unri Terkait Penanganan Covid-19 di Riau
Pernyataan Sikap BEM Unri Terkait Penanganan Covid-19 di Riau

Remizen

Pernyataan Sikap BEM Unri Terkait Penanganan Covid-19 di Riau

Artikel Lainnya

Keterlambatan dan Ketidaktegasan Pemegang Kendali Kekuasaan
Keterlambatan dan Ketidaktegasan Pemegang Kendali Kekuasaan

Remizen

Keterlambatan dan Ketidaktegasan Pemegang Kendali Kekuasaan

Merisaukan Omnibus Law
Merisaukan Omnibus Law

Remizen

Merisaukan Omnibus Law

Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bandar Laksamana 2019-2020 Dilantik
Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bandar Laksamana 2019-2020 Dilantik

Remizen

Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bandar Laksamana 2019-2020 Dilantik

Komentar