Remahan.com

Keterlambatan dan Ketidaktegasan Pemegang Kendali Kekuasaan

REMAHAN.com - Kondisi yang bisa diperhatikan saat ini tak terlepas dari kekosongan penanganan penyelesaian. Hampir keseluruhan yang dilakukan hanya sebatas penanganan jarak pendek yang menyebabkan permasalahan wabah Covid-19 ini tak tau sampai kapan akan berakhirnya.

Kebijakan tertinggi yang dibuat tak terlihat, sehingga membuat saling menunggu atau bahkan menghasilkan kebingungan sehingga muncul misspersepsi ditengah masyarakat luas.

Ini semua tak terlepas dari Presiden sebagai pemegang kekuasaan tertinggi yang seharusnya bertindak tegas dari awal mengenai arah pencegahan dan penanggulangan. Dengan memperhatikan kondisi dari berbagai negara, tentu bisa dijadikan pembelajaran untuk daerah yang luas ini.

Misalnya, berkaca kepada Italia, kemudian China, Korsel dan ada begitu banyak negara yang sudah terdampak dan memiliki cara penanggulangan nya. Italia negara yang begitu banyak memakan korban bisa dijadikan referensi pembelajaran agar negara ini tidak sama dengan negara tersebut.

Baca: Pemuda Kelurahan Peranap Bagi-bagi Paket Sembako, Roni: Rencananya Rutin Tiap Pekan

Sudah sangat jelas dari para ahli mengatakan apa yang seharusnya dilakukan, dikarenakan pembelajaran para ahli mengenai sifat virus tersebut untuk mematikan jaringan penyebaran nya. Dan tentu ini berkaitan dengan himbauan yang telah dikeluarkan agar tidak berkumpul dan lain sebagiannya.

Maka, kasus ini bisa dilihat penyebarannya adalah melalui person to person. Sehingga hal yang ampuh adalah pembatasan interaksi agar tidak keluar masuk dengan mudahnya para carrier yang bisa menyebabkan penyebaran tersebut.

Ditengah masyarakat menjadi sangat parno akan hal demikian, misalnya seseorang yang bersin batuk dan seolah hampir keseluruhan terjangkit. Dan untuk mengurangi kecurigaan demikian maka phsycal distancing harus sangat untuk diterapkan dan akses pembatasan masing-masing wilayah juga harus dilakukan karena juga sudah tertuang di UU No 6 tahun 2018, dan saat ini sangat dibutuhkan oleh wilayah yang terjangkit.

Untuk mengatasi demikian, seharusnya negara membuat kebijakan yang demikian, yakni karantina wilayah. Terutama di wilayah yang terjangkit, karena jika tidak ada arahan dan hanya di inisiatif oleh wilayah, maka tentu melanggar peraturan yang tertuang di UU tersebut.

Baca: Khawatir Penyebaran Covid-19 Meluas, DPP IKA UIR Turunkan Relawan

Dan baru-baru ini juga ada kabar bahwasanya jika ada inisiatif demikian oleh wilayah, maka akan dikenakan sanksi. Yang menjadi semakin aneh adalah PP yang baru akan dirancang sedangkan kondisi sudah sedemikian rupa.

Kemudian sedikit ingin menyoroti kinerja dari Menkes Terawan yang dinilai sangat lambat dan tidak mampu untuk menanggulangi permasalahan. Ini menjadi rekomendasi untuk Presiden sebagai nilai buruk atas kinerja Menkes Terawan agar ditinjau ulang posisinya dikabinet kerja II ini.

Maka dengan demikian, kita benar- benar menunggu kebijakan apa yang sedang dipikirkan oleh Presiden Jokowi. Menunggu seperti Italia kah? Atau mengkarantina wilayah? Seluruh elemen menunggu agar tidak terlambat kemungkinan terburuk yang terjadi.

Oleh: Syafrul Ardi; Presiden Mahasiswa Universitas Riau

198 0

Artikel Terkait

Kompensasi Belum Dibayarkan, Warga Duri Blokade Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
Kompensasi Belum Dibayarkan, Warga Duri Blokade Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Remizen

Kompensasi Belum Dibayarkan, Warga Duri Blokade Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai

Pernyataan Sikap BEM Unri Terkait Penanganan Covid-19 di Riau
Pernyataan Sikap BEM Unri Terkait Penanganan Covid-19 di Riau

Remizen

Pernyataan Sikap BEM Unri Terkait Penanganan Covid-19 di Riau

Merisaukan Omnibus Law
Merisaukan Omnibus Law

Remizen

Merisaukan Omnibus Law

Artikel Lainnya

Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bandar Laksamana 2019-2020 Dilantik
Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bandar Laksamana 2019-2020 Dilantik

Remizen

Himpunan Mahasiswa Kecamatan Bandar Laksamana 2019-2020 Dilantik

Dikunjungi Anggota DPR RI, Bawaslu Riau Paparkan Persiapan Pilkada 2020
Dikunjungi Anggota DPR RI, Bawaslu Riau Paparkan Persiapan Pilkada 2020

Remizen

Dikunjungi Anggota DPR RI, Bawaslu Riau Paparkan Persiapan Pilkada 2020

Pelatihan Pemanfaatan Plastik Bekas Menjadi Barang Guna oleh Mahasiswa Kukerta Unri 2019
Pelatihan Pemanfaatan Plastik Bekas Menjadi Barang Guna oleh Mahasiswa Kukerta Unri 2019

Remizen

Pelatihan Pemanfaatan Plastik Bekas Menjadi Barang Guna oleh Mahasiswa Kukerta Unri 2019

Komentar